USS dan APKASINDO Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi untuk Mendorong Pemberdayaan Petani Sawit

banner 468x60

Pekanbaru, Sumsel Online – Universitas Sumatera Selatan (USS) menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor kelapa sawit nasional dengan menjalin kerja sama strategis bersama Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung dalam kegiatan Forum SIEXPO Sawit Indonesia Expo and Conference di Pekanbaru. 7–9 Agustus 2025

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor USS, Yudha Pratomo Mahyuddin, M.Sc., Ph.D., dan Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, MP., C.IMA., C.APO. MoU ini menandai langkah awal sinergi antara dunia akademik dan komunitas petani dalam menguatkan basis ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian masyarakat di sektor strategis kelapa sawit.

banner 336x280

Menghubungkan Akademisi dan Praktisi

MoU ini memberikan peluang besar bagi civitas akademika USS untuk mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi secara lebih luas dan aplikatif. Mahasiswa dan dosen tidak hanya akan mendapat akses pada materi akademis, tetapi juga kesempatan belajar langsung dari realitas di lapangan bersama para petani sawit.

“Kerja sama ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung sektor strategis bangsa. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama komunitas petani sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” ujar Rektor USS, Yudha Pratomo Mahyuddin.

Komitmen APKASINDO untuk Kolaborasi

Di sisi lain, APKASINDO sebagai organisasi yang menaungi lebih dari 2,7 juta petani sawit di seluruh Indonesia menyambut positif langkah USS. Menurut Ketua Umum DPP APKASINDO, Gulat Medali Emas Manurung, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam meningkatkan kapasitas petani melalui transfer ilmu, teknologi, dan inovasi.

“Petani sawit tidak boleh tertinggal dalam akses terhadap pengetahuan. Dengan dukungan akademisi seperti USS, kami optimistis kualitas SDM petani akan meningkat, dan hal ini akan berdampak pada produktivitas serta keberlanjutan industri sawit nasional,” jelas Gulat.

Fokus Kerja Sama

Kerja sama ini akan difokuskan pada beberapa bidang utama, antara lain:

  1. Pendidikan dan Pelatihan – Penyediaan program pendidikan, seminar, workshop, dan pelatihan teknis bagi petani sawit.
  2. Penelitian dan Inovasi – Kolaborasi riset untuk meningkatkan produktivitas tanaman, pengelolaan lahan berkelanjutan, dan pemanfaatan hasil samping sawit.
  3. Pengabdian Masyarakat – Kegiatan pemberdayaan langsung di desa-desa sawit, termasuk pendampingan usaha tani, pengelolaan lingkungan, hingga literasi keuangan bagi petani.
  4. Magang dan Praktek Lapangan – Penyediaan lahan praktik dan akses lapangan bagi mahasiswa USS untuk menimba pengalaman sekaligus memberi kontribusi nyata.

Sawit: Sektor Strategis Nasional

Industri kelapa sawit masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indonesia, menyumbang devisa signifikan dari ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya. Selain itu, sawit juga menjadi sumber penghidupan jutaan kepala keluarga petani di berbagai provinsi.

Namun, sektor ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari isu lingkungan, produktivitas lahan yang menurun, hingga keterbatasan pengetahuan teknis petani. Dalam konteks inilah peran perguruan tinggi menjadi krusial, tidak hanya sebagai pusat riset, tetapi juga mitra strategis dalam peningkatan kualitas SDM dan inovasi teknologi.

Langkah Nyata Menuju Masa Depan

Kolaborasi USS dan APKASINDO diharapkan menjadi model sinergi antara perguruan tinggi dan asosiasi petani yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan dukungan riset, transfer ilmu, dan pemberdayaan, diharapkan sektor kelapa sawit Indonesia tidak hanya mampu bersaing secara global, tetapi juga tetap ramah lingkungan dan berkeadilan bagi petani kecil.

“Ini bukan sekadar penandatanganan MoU, melainkan awal dari gerakan besar untuk memastikan sawit Indonesia terus maju dengan dukungan SDM yang unggul,” tutup Rektor USS.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed